Ditulis oleh Dylann Mcrae, Alvinci Shariza, Dara Hera Cantika P.K., Reinaldo De Sonler, Najwana Yacienda H.
Surabaya 24 November – Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi sulitnya dunia pekerjaan. Pendidikan juga merupakan fondasi dalam membangun keterampilan suatu individu dan bangsa yang lebih baik. Data dari BPS menunjukkan bahwasannya sebesar 3,61% tingkat pengangguran di Jawa Timur pada Februari 2025 dan tercatat bahwa lulusan dari sekolah menengah kejuruan (SMK) menghadapi tingkat pengangguran tertinggi provinsi ini, yaitu sekitar 5,87% (bps.jatim, 2025). Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan kerja, serta kurangnya kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja.
Berangkat dari masalah tersebut, kami dari kelompok 10 berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan pendampingan literasi profesional dan sosialisasi karir bagi siswi SMKN 6 jurusan kecantikan kulit di SMKN 6 Surabaya. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dunia kerja, strategi membangun karir, dan pengembangan sikap profesional yang dibutuhkan di dunia pekerjaan. Kegiatan ini juga dirancang untuk merealisasikan beberapa target SDGs yang telah ditetapkan secara internasional guna mendukung pendidikan berkualitas dan pekerjaan yang layak. Hal ini sejalan dengan SDG 4 (4.4) (4.7) yang menekankan peningkatan keterampilan teknis dan kejuruan serta pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, SDG 5 (5.5) (5.c) yang menargetkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan mengingat mayoritas murid adalah perempuan yang masih menghadapi tantangan seperti gender pay gap mereka dibayar lebih rendah untuk pekerjaan yang sama (Sendari, 2025), serta perempuan juga menghadapi hambatan struktural dalam partisipasi ekonomi dan kepemimpinan. Data menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam posisi pengambilan keputusan masih sangat terbatas (unwomen, 2024). Stigma yang ada di lingkungan masyarakat terus berpengaruh terhadap cara pandang serta penilaian ke siswi SMKN 6 Surabaya hal ini mencakup pada anggapan serta penilaian di lingkup pekerjaan dan pendidikan, serta SDG 8 (8.5) (8.6) yang fokus pada pencapaian pekerjaan penuh dan produktif dengan upah yang setara serta pengurangan proporsi pemuda yang tidak bekerja atau tidak mengikuti pendidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lulusan dapat meningkatkan daya saing, memahami peluang karir, mengembangkan personal branding, serta memiliki kesiapan mental dan profesional yang kuat. Dengan demikian, siswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja tetapi juga mampu berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui praktik profesional yang beretika dan inklusif.
Foto Bersama Narasumber dan SMKN 6 Surabaya.
Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 6 Surabaya dengan melibatkan siswa kelas XI jurusan kecantikan kulit sebagai peserta utama. Kegiatan diawali dengan pengenalan materi SDGs oleh kelompok 10 yang menjelaskan keterkaitan program dengan target SDGs. Selanjutnya dilakukan pemaparan materi dari narasumber mengenai literasi profesional, strategi membangun karir, serta tips menghadapi dunia kerja yang kompetitif. Setelah sesi pemaparan selesai, dilanjutkan dengan quiz interaktif untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta untuk merefleksikan pengetahuan yang diperoleh. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada pihak sekolah dan narasumber sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi dalam mensukseskan program ini, serta dokumentasi bersama sebagai kenang-kenangan dari terlaksananya kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
References
bps.jatim. (2025, 5 5). Badan Pusat Statistik. From bps.jatim: https://jatim.bps.go.id/id/pressrelease/2025/05/05/1495/februari-2025–tingkat-pengangguran-terbuka–tpt–sebesar-3-61-persen-di-jawa-timur-.html
Sendari, A. A. (2025, 3 22). liputan6. From liputan6.com: https://www.liputan6.com/hot/read/5972421/mengenal-gender-pay-gap-ketika-perempuan-dibayar-lebih-rendah-dalam-pekerjaan
unwomen. (2024). unwomen. From gender-snapshot: https://www.unwomen.org/en/resources/gender-snapshot/sdg-5

Leave a comment