Kenali Hak, Kelola Harta, Raih Sejahtera: Langkah Kecil Menuju Tanpa Kemiskinan

Published by

on

Ditulis oleh Eunike Grace M.S.(23044010006), Dhea Marsha A (23044010009), Iftah Al Aqliyah (23044010035), Kaysha Syarafina R. (23044010036), Azzahra Valentina.R. (23044010046)

Surabaya, 21 November 2025 – Tingkat inklusi keuangan dan keanggotaan JKN yang tinggi di Surabaya tidak selalu mencerminkan realita di lapangan. Hal ini ditemukan oleh mahasiswa Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur dalam kegiatan “Kenali Hak, Kelola Harta, Raih Sejahtera” yang di laksanakan di Balai RW 05 Pucang sewu, Gubeng. Tim menemukan bahwa beberapa peserta belum memiliki jaminan BPJS yang aktif, sementara yang lain telah terdaftar tetapi tidak mengetahui cara menggunakan dan mengaktifkan kembali jaminan mereka atau manfaat perlindungan jangka panjang, berdasarkan survei awal dan percakapan langsung dengan masyarakat. Hasil ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman masyarakat tentang perlindungan sosial dan keuangan dengan pencapaian administratif pemerintah.

Melalui seminar literasi keuangan yang bekerja sama dengan Panin Dai-ichi Life, masyarakat diajarkan tentang perlindungan aset pribadi, keluarga, peran asuransi sebagai instrumen migitasi risiko ekonomi, dan pentingnya mempunyai perencanaan keuangan yang matang untuk mencegah kemiskinan akibat konflik tak terduga seperti sakit, kehilangan mata pencaharian, kecelakaan, kematian dapat berpengaruh jangka panjang apabila tidak diantisipasi sejak dini. Kegiatan ini diikuti oleh 56 warga RW 05 Pucang Sewu, yang dimana mayoritas merupakan ibu rumah tangga dengan pendapatan tidak tetap serta keterbatasan akses informasi keuangan. Tim mahasiswa menempatkan kegiatan ini sebagai ruang edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya mengelola keuangan dengan baik, tanpa berfokus pada promosi produk tertentu. 

Kegiatan ini selaras dengan SDGs 1.4 No Poverty dan SDGs 11.1 Sustainable Cities and Communities dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi komunitas perkotaan melalui peningkatan akses dan pemahaman terhadap perlindungan sosial. Edukasi literasi keuangan menjadi langkah awal untuk membantu masyarakat memahami hak atas layanan dasar. Meski demikian, kegiatan ini juga mengungkap tantangan utama berupa rendahnya pemahaman masyarakat dalam membedakan BPJS/JKN sebagai jaminan sosial pemerintah dan asuransi swasta sebagai perlindungan tambahan, yang menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan.

Sebagai hasilnya, kegiatan ini seharusnya dilihat sebagai awal dari upaya edukasi berkelanjutan dibanding hanya sebagai project jangka pendek, agar literasi keuangan benar-benar dapat tertanam dan memiliki dampak jangka panjang terhadap ketahanan ekonomi komunitas. Dari sisi peserta, kegiatan ini dinilai membantu membuka pemahaman awal mengenai perlindungan aset dan keuangan. Bagi tim mahasiswa, edukasi ini merupakan pengingat penting bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya melibatkan kebijakan dan data, tetapi juga memerlukan perubahan cara pandang masyarakat agar dapat memahami dan melindungi masa depan ekonomi mereka.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Budi Wibowo selaku ketua RW 05 Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Surabaya, atas dukungan, fasilitasi, dan keterbukaannya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih juga kepada dosen pengampu mata kuliah Sustainable Development Program Studi Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur, Panin Dai-ichi Life sebagai mitra kegiatan, warga RW 05 Pucang Sewu sebagai target peserta, serta seluruh pihak dan media partner yang telah mendukung kegiatan ini.

REFERENSI

Barometer.co.id. (2025, 28 Mei). Indeks literasi dan inklusi keuangan tahun 2025 meningkat. Barometer. https://barometer.co.id/2025/05/indeks-literasi-dan-inklusi-keuangan-tahun-2025-meningkat/ barometer.co.id

Otoritas Jasa Keuangan. (2025, 24 Oktober). OJK gelar puncak bulan inklusi keuangan di Surabaya: Perluas akses keuangan untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian (Siaran pers No. SP 171/GKPB/OJK/X/2025). https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Documents/Pages/OJK-Gelar-Puncak-Bulan-Inklusi-Keuangan-di-Surabaya/SP%20171%20Puncak%20BIK%202025%20di%20Tunjungan%20Plaza%20Surabaya.pdf OJK

United Nations. (n.d.). Goal 1 — End poverty in all its forms everywhere. United Nations Sustainable Development. https://sdgs.un.org/goals/goal1

Leave a comment